Latest News

Status Hukum Raffi Ahmad

Status Hukum Raffi Ahmad - Raffi ahmad adalah salah satu artis yang serba bisa. Selain bermain peran, raffi juga kian matang dengan aktivitas presenting dan menyutradari beberapa FTV. Memang sejak tanggal 27 Januarai 2013 lalu, raffi harus berurusan dengan pihak BNN atas kasus penyalahgunaan obata-obatan yaitu metilone. Sejak saat itu raffi harus menjalani proses hukum dan rehabilitasi.  Praktis aktivitas keartisannya berhenti sejak saat itu, setidaknya sampai saat ini. Meskipun demikian teman-teman artis lain gencar memberikan dukungan kepada raffi terutama secara moril, dan menyatakan bahwa raffi ahmad sengaja dijebak.

Status Hukum Raffi Ahmad
Tepat tiga bulan setelah penggrebekan tersebut, raffi akhirnya tidak lagi menjadi tahanan namun menjadi tahanan kota. Itu artinya proses hukum raffi masih tetap berjalan, hanya saja raffi untuk sementara tidak lagi hanya di dalam gedung BNN melainkan boleh beraktivitas di luar. Hanya saja raffi tidak boleh beraktivitas / bekerja di luar kota jakarta. Raffi ahmad juga wajib lapor / konsultasi ke BNN dua kali dalam seminggu. Meskipun masih sebagai tahanan kota, namun banyak pihak yang cukup lega dengan keputusan tersebut. Kuasa hukum BNN, Partahi Sihombing menyatakan bahwa raffi masih harus menunggu kelengkapan berkas perkara kepada kejaksaan untuk itu raffi boleh ke luar. Itu artinya raffi akan menjadi tahanan kota sampai berkas perkaranya lengkap.

Kabar yang berhembus saat ini adalah, pembebasan raffi dari status tahanan menjadi tahanan kota adalah karena desakan masyarakat dan tim kuasa hukumnya. Namun Benny Mamoto selaku Deputi Pemberantasan Narkotika BNN membantahnya. Ia dengan tegas menyatakan bahwa pembebasan raffi menjadi tahanan kota adalah berdasarkan pemeriksaan dokter BNN bahwa keadaan fisik dan psikis raffi sudah semakin membaik dan juga surat permohonan dari ibunda raffi, Amy Qanita. "Penangguhan penahanan dan pengalihan dari tahanan menjadi tahanan kota itu karena hasil evaluasi dokter BNN yang bilang kalau kondisi fisik dan psikis Raffi sudah membaik. Dan juga karena mengacu pada surat permohonan ibunya Raffi. Yang paling penting ya karena hasil pemeriksaan dokter BNN, jadi tidak benar karena ada desakan masyarakat dan tim kuasa hukum Raffi," ungkap Benny. 

Untuk menghindari kasus serupa, BNN akan mensosialisasikan bahwa metilon yang dikonsumsi raffi adalah zat yang sangat keras dan berbahaya. Pihaknya akan mempublikasikan bahwa metilon termasuk jenis narkoba dan lebih kuat dari khatinone.dalam Undang-Undang Nomor 35. Semoga dengan adanya kasus raffi ini menjadikan kita lebih berhati-hati dan selektif dalam mengkonsumsi sesuatu. 

Demikian sedikit informasi dari Constiti tentang Status Hukum Raffi Ahmad. Semoga bermanfaat bagi anda semua. 
Baca juga artikel berikut : Bursa Kandidat Capres 2014.