Latest News

GEJALA PENYAKIT USUS BUNTU TERLENGKAP

Gejala Penyakit Usus Buntu Terlengkap - Usus buntu /  sekum atau yang dalam bahasa latin disebut dengan Appendix Verfivormis merupakan salah satu organ tubuh yang terdapat pada beberapa jenis makhluk gidup di antaranya mamalia (termasuk manusia), burungm dan beberapa jenis reptil. Organ ini berfungsi sebagai  organ imunologik dan secara aktif berperan dalam sekresi immunoglobulin (suatu kekebalan tubuh) yang memiliki/berisi kelenjar limfoid. Mungkin anda sering mendengar tentang penyakit usus buntu. Tahukah anda apa itu penyakit usus buntu?

Penyakit usus buntu merupakan suatu gejala dimana usus buntu meradang dan berisi nanah sehingga rentan pecah. Gejala seperti ini disebut dengan appendicitis. Penyakit ini bisa saja menjangkit setiap orang, tetapi yang paling rentan terkena penyakit usus buntu adalah usia 10 sampai dengan 30 tahun. Usus buntu terletak di awal usus besar, sehingga jika anda mengetahui usus buntu anda bermsalah maka segeralah periksa ke dokter karena akan sangat berbahaya bagi pencernaan dan keselamatan jiwa anda. 

Gejala Penyakit Usus Buntu Terlengkap


Tetapi bagaimana cara mendeteksi gejala awal usus buntu? Pada kesempatan ini kami akan berbagi informasi mengenai gejala atau ciri-ciri penyakit usus buntu. Berikut ini adalah beberapa ciri penyakit usus buntu :

1. Rasa Nyeri Di Sekitar Pusar
Gejala awal penyakit usus buntu biasanya merasakan sakit atau nyeri di sekitar pusar kemudian berpindah ke perut bagian kanan bawah karena memang letak usus buntu di bagian tersebut. Rasa sakit yang ditimbulkan di awal ini memang belum bisa menjadi acuan, karena bisa saja sakit tersebut karena sebab lain misalnya menstruasi atau sembelit.

2. Rasa Nyeri Semakin Meningkat
Nah setelah gejala yang pertama tadi belum bisa jadi acuan, maka pada gejala kedua ini sudah bisa dijadikan acuan. Jika rasa nyeri di sekitar perut bagian kanan akan semakin meningkat maka bisa dikatakan bahwa itu merupakan ciri-ciri penyakit usus buntu. Anda bisa mengetahui gejala ini dengan cara anda telentang, lalu tekuk kedua lutut dengan tangan memeluk kedua lutut tersebut kemudian tempelkan / naikkan ke atas perut. Jika anda merasakan sakit di perut kanan bagian bawah, maka kemungkinan besar adalah penyakit usus buntu.

3. Nafsu Makan Menurun
Setelah dua gejala awal di atas, maka gejala selanjutnya adalah nafsu makan yang menurun. Cara mengetahui nafsu makan menurun adalah jika biasanya makan siang tepat waktu dan dengan jumlah porsi cukup banyak, maka jika terkena penyakit usus buntu penderita tidak bernafsu makan meskipun dengan menu yang menggoda.

4. Mual dan Muntah
Mual dan muntah merupakan gejala susulan yang terjadi akibat rasa nyeri di perut dan nafsu makan yang menurun sehingga asam lambung meningkat karena kurang asupan. Gejala ini biasanya dialami apabila gejala pertama dan kedua berlangsung selama 3 hari.

5. Diare dan Sembelit
Ketiga gejala ini akan dialami oleh penderita usus buntu yang sudah berlangsung cukup lama dan tidak segera memriksakannya ke doter. Diare dan sembelit disebabkan karena usus buntu terletak di usus besar sehingga bila usus buntu mengalami peradangan maka proses sekresi juga akan terganggu. 

6. Demam dan Sering Buang Angin
Demam disertai perut kembung maupun sering buang gas merupakan gejala kesekian dari penyakit usus buntu karena terganggunya sistem pencernaan. Logikanya, jika kelima gejala sebelumnya telah terlihat dan berlangsung cukup lama maka tentunya kondisi tubuh juga akan drop.

7. Perut Membengkak dan Kram Perut
Penumpukan kotoran dalam perut mengakibatkan membengkaknya diameter perut khususnya perut depan bagian kanan. Pada saat tersebut biasanya juga dibarengi dengan gejala kram perut.

Sebagai pembaca yang cerdas, hendaknya anda harus lebih teliti dan jeli dalam melihat gejala-gejala di atas untuk segera periksa atau sekadar berkonsultasi kepada dokter terdekat untuk ditangani agar tidak semakin parah. Jika penyakit usus buntu sudah terlanjur parah maka satu-satunya jalan adalah dengan cara operasi. Tentunya anda tidak ingin anda terbaring di meja operasi hanya karena ketidaktelitian anda dalam mendeteksi suatu gejala. Konsumsilah makanan yang berserat dan rajin berolahraga agar kondisi organ tubuh tetap terjaga. Untuk itu perhatikanlah kesehatan tubuh anda agar sehat dan jauh dari berbagai penyakit termasuk usus buntu.  

Demikian sedikit informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik. 

Para pembaca yang kami cintai, jika anda menilai artikel ini bermanfaat bagi semua silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.