Latest News

GEJALA DEHIDRASI DAN PENYEBABNYA

Gejala Dehidrasi Dan Penyebabnya - Pernahkah anda merasakan lemas karena kepanasan? Bisa jadi apa yang anda alami tersebut adalah indikasi bahwa anda mengalami dehidrasi. Ya, dehidrasi adalah tidak seimbangnya kadar air dalam tubuh yang disebabkan oleh pengeluaran cairan yang lebih banyak daripada pemasukannya, misalnya kurang minum air putih. Saat dehidrasi biasanya juga disertai dengan gangguan zat elektrolit tubuh. Zat elektrolit tubuh adalah suatu zat yang larut atau terurai ke dalam bentuk ion-ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik, ion-ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik.

Dehidrasi biasanya dialami oleh orang yang tidak suka / jarang minum air putih, terlebih lagi jika berada di bawah terik sinar matahari. Hal itu akan mempercepat terkurasnya kadar air dalam tubuh. Bisa juga dialami oleh orang yang berolahraga namun tidak diimbangi dengan minum air putih. Cairan dalam tubuh keluar dalam bentuk keringat melalui pori-pori kulit, jadi alangkah baiknya anda minum air putih minimal 8 gelas dalam sehari untuk menghindari dehidrasi.

GEJALA DEHIDRASI DAN PENYEBABNYA


Adapun macam-macam dehidrasi dibedakan menjadi tiga macam, yang diukur berdasarkan penurunan berat badan. Macam-macam dehidrasi adalah sebagai berikut :

- Dehidrasi ringan
Adalah dehidrasi yang mana terjadi penurunan cairan tubuh sebanyak 5% dari berat badan.
- Dehidrasi sedang
Adalah dehidrasi yang mana terjadi penurunan cairan tubuh sebanyak 5-10% dari berat badan.
- Dehidrasi berat
Adalah dehidrasi yang mana terjadi penurunan cairan tubuh di atas 10% dari berat badan.

Dehidrasi bisa terjadi pada siapa saja, terutama yang kekurangan cairan tubuh, yang bisa diukur dari berapa banyak konsumsi air dalam tubuh. Dehidrasi bisa mengakibatkan penderitanya kehilangan kesadaran, koma, dan bahkan berujung pada kematian. 

Aga lebih teliti dalam melihat indikasi-indikasi atau gejala dehidrasi, pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi mengenai gejala dehidrasi. Berikut ini adalah gejala-gejala dehidrasi :

1. Jarang buang air kecil
Salah satu gejala dehidrasi salah satunya adalah jarang kencing / buang air kecil. Kalau pun kencing urin akan berwarna gelap dan kekuning-kunigan. Penyebabnya adalah jika cairan dalam tubuh anda kurang, maka secara otomatis ginjal juga akan mengurangi produksi urin. 

2. Rasa haus diikuti dengan tenggorokan kering
Jika anda sering berada di luar ruangan dan lebih banyak menghabiskan waktu di bawah sinar matahari, maka perbanyaklah minum air putih agar cairan dalam tubuh dapat terpenuhi. Salah satu gejala dehidrasi adalah rasa haus yang disertai dengan tenggorokan terasa kering, dan biasanya lidah membengkak. Jika anda mengalami gejala ini maka segeralah minum air putih dalam jumlah yang cukup banyak.

3. Tidak berkeringat meskipun cuaca panas
Pada saat cuaca terik dan panas, maka secara otomatis suhu tubuh akan meningkat dan rekasinya adalah keluar keringat. Tetapi jika anda tidak mengeluarkan keringat padahal cuaca panas maka bisa jadi itu merupakan gejala dehidrasi. Alangkah baiknya anda mencukupi cairan tubuh dengan minum air putih yang banyak.

4. Sembelit (Konstipasi)
Pencernaan dalam tubuh memerlukan cairan untuk melancarkan proses pencernaan, dan kemudian sisa metabolisme (feses) tersebut dibuang yang kita sebut dengan istilah buang air besar (BAB). Jika anda mengalami dehidrasi (kekurangan cairan) maka secara otomatis pencernaan tidak bekerja dengan lancar dan menumpuk, bahkan mengeras. Bentuk feses yang mengeras itulah yang menyebabkan sulit buang air besar dan bahkan sakit saat melakukannya. Minumlah air putih yang banyak dan lebih baik lagi dengan mengkonsumsi makanan berserat agar pencernaan lancar.

5. Kepala pusing, lemas, dan mengantuk
Tiga indikasi ini merupakan gejala dehidrasi, karena jika anda kekurangan cairan maka efek yang pasti anda rasakan adalah kepala terasa pusing, badan lemas dan tidak bertenanga, dan rasanya mengantuk (tidak bergairah).

6. Kulit tidak elastis
Elastisitas kulit bisa dilihat dengan cara anda mencubit punggung tangan, jika kulit segera kembali ke posisi semula maka cairan tubuh anda cukup. Tetapi jika kulit yang dicubit tadi tidak segera kembali dan terlihat kering maka bisa jadi itu merupakan gejala dehidrasi. Kulit yang kekurangan cairan akan menjadi kaku dan kering.

Gejala dehidrasi tersebut di atas merupakan gejala sehari-hari yang mungkin saja anda alami, tetapi mungkin anda belum menyadari bahwa itu merupakan gejala dehidrasi. Anda harus lebih cermat dalam melihat kondisi tubuh anda agar segera melakukan langkah preventif. Dehidrasi dapat terjadi jika anda kurang minum air putih, tetapi bisa juga terjadi akibat beberapa hal berikut :

- Demam
- Cuaca panas yang berlebihan
- Diare
- Muntah
- Kurangnya asupan cairan karena penyakit, misalnya penderita diabetes dan addison.
- Konsumsi obat diuretik ( menyebabkan ginjal mengeluarkan cairan dalam jumlah banyak).

Nah mulai sekarang anda hendaknya mencukupi kebutuhan cairan untuk tubuh anda agar tidak terkena dehidrasi. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik.

Para pembaca yang kami cintai, ika anda menilai artikel ini baik dan bermanfaat, maka silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.