Latest News

TIPS MUDAH MENGATASI ANAK YANG PEMALU

Tips Mudah Mengatasi Anak Yang Pemalu - Anak merupakan anugerah yang diberikan Tuhan YME kepada orang tua, dan orang tua wajib mendidik dan membesarkan anak agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, mandiri, berbakti kepada orang tua, dan bermanfaat bagi orang lain. Mungkin itulah gambaran cita-cita setiap orang tua kepada anaknya, karena memang tidak ada harapan dari orang tua kecuali yang baik bagi anaknya. Pun dengan anak, mereka mempunyai masalah tersendiri yang belum akan kelihatan saat usia dini, dan baru akan kelihatan ketika mereka mulai berinteraksi dengan orang-orang sekelilingnya, misalnya teman-teman sebaya. 

Salah satu masalah yang klasik namun cukup pelik untuk dihilangkan adalah jika anak anda mempunyai rasa malu yang berlebihan, sehingga seakan mereka terbatasi dengan sifatnya sendiri dan tidak bisa menikmati masa indahnya bersama teman-temannya. Anak yang pemalu cenderung menutup diri dan enggan bergaul dengan teman-temannya, padahal saat usia dini sebaiknya anak dibiasakan dengan pergaulan dan iteraksi dengan teman-temannya agar memiliki nilai-nilai sosial yang tinggi. 

TIPS MUDAH MENGATASI ANAK YANG PEMALU


Bagi anda para orang tua hendaknya mengambil sikap untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi sifat pemalu anak dengan cara-cara yang bijak dan bertahap. Pada kesempatan ini kami akan berbagi tips mengenai cara mengatasi anak yang pemalu. Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa anda lakukan selaku orang tua anak :

1. Meningkatkan kepercayaan diri anak
Percaya diri yang kurang menyebabkan anak menjadi pemalu dan enggan bergaul. Untuk itu sebagai orang tua sebaiknya berusaha meningkatkan kepercayaan diri sang anak dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat kerja sama dan melibatkan banyak orang, terutama teman seusianya. Misalnya permainan tepuk bersama, kereta api, permaina  adu cepat berdiri, dan lain sebagainya. Perbanyaklah permainan bagi anak yang sifatnya melatih kerja sama dengan teman dan bertemu dengan banyak orang, agar anak terbiasa dengan lingkungan dan tidak pemalu.

2. Memberikan perhatian dan motivasi
Sebagai orang tua anda wajib memperhatikan anak anda dalam situasi apa pun, karena perhatian orang tua akan berdampak positif bagi anak. Anak yang diperhatikan orang tua akan merasakan kasih sayang anda dan merasa bahwa anda peduli dengannya, sehingga meningkatkan kepercayaan diri sang anak. Selain memberi perhatian, anda juga harus memberikan motivasi positif kepada anak dalam berbagai hal agar anak tidak menjadi pemalu. Misalnya memberikan motivasi bahwa "Kamu itu pintar, kamu itu cantik, jadi ga usah malu." Beberapa penggal kata yang mengandung motivasi sangat bermanfaat untuk meningkatkan kepercayaan diri anak. Jangan sungkan untuk memberikan hadiah kepada anak, tidak harus berupa mainan dan makanan, tetapi anda bisa memberikan hadiah berupa pelukan, dongeng, dan hal-hal menarik lainnya.

3. Hargai anak
Menghargai anak di sini maksudnya adalah sebagai orang tua anda harus menghargai anak saat melakukan sesuatu, bahkan jika hasilnya kurang memuaskan pun anda harus tetap menghargainya, jangan merendahkan apalagi mencelanya. Penilaian anda yang positif terhadap hasil perbuatan anak dapat meningkatkan kepercayaan diri anak anda. 

4. Berteman itu menyenangkan
Inilah yang harus anda tanamkan kepada anak sejak dini, bahwa berteman itu menyenangkan. Anak yang pemalu akan canggung saat bertemu teman-temannya dalam kelompok besar, maka dari itu anda harus bertahap. Sebagai awal, ajaklah anak anda bermain dengan anak tetangga berdua dulu dan cobalah untuk menjauh dari mereka. Atau bisa dengan mengajak tetangga anda untuk bermain ke rumah anda, agar sang anak terbiasa berjumpa dan berinteraksi dengan orang lain. Pilihkan teman untuk anak anda, usahakan teman yang bisa diajak kerja sama, tidak kasar, dan tidak agresif. Nah jika anak anda mulai terbiasa bergaul, maka tambahlah jumlah teman anak anda menjadi lebih banyak dan seterusnya. 

5. Jangan over mendidik anak
Orang tua cenderung memiliki ketakutan yang berlebihan dalam mendidik anak, sehingga terjebak dalam hal-hal yang justru berdampak kurang baik bagi kepercayaan diri sang anak. Orang tua yang terlalu protektif, banyak memberikan larangan, maupun berbagai pembatasan justru akan membuat anak menjadi takut untuk berbuat dan malu terhadap orang-orang di sekitarnya. Berilah penghargaan yang sewajarnya kepada anak, dan berikan punishment yang wajar pula kepada anak. Anak mempunyai dunianya sendiri, yaitu dunia yang menyenangkan yang tidak bisa dipahami oleh orang dewasa. Untuk itu biarkan anak berekspresi dan bereksperimen dengan permainan atau kegiatan yang menurut dia menyenangkan. Dengan begitu lambat laun kepercayaan diri akan terbentuk dan anak anda tidak lagi menjadi anak yang pemalu. 

Orang tua yang baik adalah orang tua yang dapat memahami psikologi anak, sehingga langkah-langkah yang dilakukan dalam mendidik anak akan berdampak positif bagi psikologi anak. Didiklah anak anda menjadi anak yang percaya diri, mandiri, dan tidak pemalu.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik.

Para pembaca yang baik, jika anda menilai artikel ini baik dan bermanfaat silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.