Latest News

KEGUGURAN DAN TANDA-TANDANYA

Keguguran Dan Tanda-Tandanya - Bagi ibu hamil, hal yang paling dinantikan adalah kelahiran sang buah hati dari dalam kandungan ke dunia. Saat hamil tentunya segala hal dipersiapkan untuk menyambut kehadiran si mungil, entah persiapan materi maupun persiapan psikis. Persiapan-persiapan tersebut dilakukan pada saat sedang mengandung, sebelum melahrkan, proses melahirkan, dan tentunya pasca melahirkan. Bagi sang ibu, janin yang dikandungnya adalah anugerah dari Tuhan YME yang diamanatkan kepadanya, sehingga dengan segala kemampuannya sang ibu akan melakukan apa saja demi kebaikan sang bayi.

Namun terkadang apa yang diharapkan tidak selalu sejalan dengan kenyataan, karena ada hal-hal yang terjadi di luar kendali kita. Salah satu ketakutan dan kekhawatiran bagi seorang ibu adalah keguguran (miscarriage). Keguguran didefinisikan sebagai berhentinya kehamilan sebelum usia 20 minggu yang menyebabkan kematian janin. Perbedaan keguguran dengan kelahiran prematur adalah, prematur terjadi di saat usia janin di atas 20 minggu namun kurang dari 38 minggu, sedangkan keguguran terjadi saat usia janin kurang dari 20 minggu. 

Keguguran Dan Tanda-Tandanya


Keguguran merupakan hal yang menyedihkan, namun bukan berarti kita tidak mau tahu tentang keguguran. Kita harus memahami apa saja tanda-tanda keguguran, apa saja penyebabnya, dan tentu hal-hal apa saja yang harus dilakukan untuk menghindari keguguran. Karena keguguran bukan 100% kehendak Tuhan, melainkan ada peran dari kita sebagai manusia. jadi kita harus memahami betul tentang keguguran agar kita bisa melakukan hal yang semestinya dilakukan.

Pada kesempatan ini kami akan berbagi informasi mengenai keguguran. Berikut ini adalah tanda-tanda keguguran :

1. Kram perut
Mungkin tanda ini biasa dialami oleh para wanita menjelang datang bulan, yaitu kram atau kejang perut. Namun bedanya dengan kram menjelang datang bulan adalah, kram atau kejang perut tanda keguguran terjadi berulang-ulang dan berlangsung lama. Jika anda sedang hamil dan mengalami masalah ini maka segeralah periksakan ke dokter agar tidak muncul spekulasi-spekulasi negatif.

2.  Pendarahan
Tanda keguguran yang kedua adalah pendarahan. Pendarahan merupakan salah satu tanda keguguran, meskipun belum tentu setelah mengalami pendarahan akan mengalami keguguran. Menurut penelitian, pendarahan bisa saja dialami oleh ibu hamil di masa awal kehamilannya, yaitu sekitar 20%-40%. Dan 15%-20% nya mengalami keguguran, biasanya terjadi pada janin berusia 12 minggu. Pendarahan yang menjadi tanda keguguran biasanya berupa bercak darah ringan, berat, dan darah yang mengalir dan disertai dengan keluarnya kantung ketuban yang robek atau bagian dinding rahim yang terkoyak. Bisa juga mengeluarkan bercak darah yang menggumpal atau cairan berwarna putih dengan bau menyengat. 

3. Sakit dan nyeri pada bagian bawah perut
Rasa sakit dan nyeri yang merupakan tanda keguguran biasanya terjadi di sekitar perut, bawah perut, selangkangan, di daerah panggul, atau bisa juga di daerah alat vital. Rasa sakit dan nyeri ini terjadi setelah pendarahan dan berlangsung cukup lama. 

4. Nyeri punggung
Meskipun nyeri punggung tidak spesifik menjadi tanda keguguran, namun nyeri punggung bisa jadi adalah tanda keguguran jika disertai dengan keluarnya bercak darah dari alat kelamin dan pendarahan hebat.. Ibu yang sedang hamil tentu sudah biasa dengan nyeri punggung, tetapi jika mengalami nyeri punggung disertai pendarahan,sebaiknya segera periksa ke dokter. 

5. Tidak merasakan gejala kehamilan
Pada umumnya, ibu yang sedang hamil muda akan mengalami gejala kehamilan seperti muntah, mual, pusing, dan lemas. Tetapi jika pada usia kehamilan kurang dari 3 bulan anda sudah tidak merasakan gejala-gejala kehamilan tersebut maka bisa jadi itu merupakan tanda keguguran. Terlebih lagi jika hal itu dibarengi dengan tanda-tanda keguguran lain. Segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui lebih jelas.

6. Tes kehamilan menjadi negatif
Tes kehamilan dilakukan untuk menentukan kehamilan seorang wanita, jika positif maka ia dinyatakan hamil. Tetapi salah satu tanda keguguran adalah tes kehamilan yang berubah menjadi negatif setelah sebelumnya positif. Jika anda mengalami beberapa gejala dan tanda keguguran lain, maka sebaiknya anda mengetes ulang kehamilan anda, apakah masih positif atau berubah menjadi negatif.

Sebagai seorang ibu, apalagi sedang mengandung maka yang harus anda lakukan adalah menjaga kandungan anda agar tetap sehat. Siapkan diri anda dari segi fisik maupun segi psikis. Hindarilah pantangan-pantangan bagi ibu hamil, sebagai usaha untuk menghindari keguguran. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik.

Para pembaca yang baik, jika anda menilai artikel ini baik dan bermanfaat silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.

Baca juga artikel berikut ini : Selulit Dan Penyebabnya.