Latest News

PENYEBAB KEGUGURAN SAAT HAMIL MUDA

Penyebab Keguguran Saat Hamil Muda - Keguguran adalah hal yang ditakuti oleh semua ibu hamil, karena keguguran berarti janin yang dikandung tidak bisa melanjutkan hidup untuk terlahir ke dunia yang indah ini. Terlebih lagi jika terjadi pada kehamilan pertama, di saat anda dan suami begitu menantikan kehadiran anak untuk melengkapi keluarga anda. Keguguran memang tidak bisa terlepas dari kehendak dan kuasa Tuhan YME, tetapi yang harus anda ketahui adalah peran ibu juga sangat sentral.

Ibu hamil mempunyai peran yang vital agar kandungan tidak mengalami keguguran, karena keguguran bisa disebabkan karena faktor internal, eksternal, dan takdir. Nah, yang harus anda lakukan adalah menjaga kesehatan diri anda dan kesehatan kandungan anda untuk memperkecil risiko keguguran. Salah satu caranya adalah mengetahui apa saja penyebab keguguran, sehingga anda bisa menghindari hal-hal tersebut.

Penyebab Keguguran Saat Hamil Muda


Pada kesempatan ini kami akan berbagi informasi mengenai penyebab-penyebab keguguran. Berikut ini beberapa penyebab keguguran saat hamil muda :

1. Kondisi rahim yang tidak sehat
Keguguran sangat erat kaitannya dengan kondisi rahim dari ibu yang sedang mengandung. Jika kondisi rahim bagus maka risiko mengalami keguguran cenderung lebih kecil, tetapi jika sebaliknya maka risiko keguguran akan lebih besar. Kondisi rahim yang lemah meliputi kelainan rahim akibat adanya tumor jaringan otot (miom) yang mengganggu pertumbuhan embrio, atau bisa juga karena kondisi rahim yang lemah dan tidak bisa menahan berat janin yang berkembang. Jika kondisi rahuim lemah dan terdapat kelainan, maka biasanya janin hanya akan bertahan sampai pada 3 bulan pertama.   

2. Kelainan janin
Kelainan pada janin juga dapat menyebabkan keguguran. Kelainan janin yang dimaksud di sini adalah janin yang tidak berkembang dan cacat sehingga secara alami akan gugur. Atau bisa juga karena kelainan kromosom pada janin sehingga janin menjadi cacat dan dikeluarkan oleh tubuh. Kelainan kromosom ini biasanya terjadi saat proses pembuahan.

3. Kesehatan fisik ibu yang mengandung
Ibu yang sedang mengandung dituntu untuk menjaga kesehatannya agar janin yang dikandungnya juga sehat. Jika kondisi kesehatan ibu yang mengandung tidak sehat maka keguguran lebih berisiko terjadi. Misalnya, ibu yang mengalami kelainan akibat hormon progesteron yang terlalu rendah, hormon prolaktin yang terlalu tinggi, karena infeksi virus (hepatitis, virus torch, HIV), atau karena gaya hidup yang tidak sehat (merokok, konsumsi alkohol, obesitas). Kesehatan fisik ibu cukup berpengaruh pada kondisi janin, jadi jagalah kesehatan anda terlebih saat sedang mengandung. Bisa juga keguguran terjadi akibat benturan keras (jatuh / terkenan hantaman).

4. Kehamilan yang tidak disadari / diketahui
Akibat dari kehamilan yang tidak disadari, maka sering sekali seorang ibu yang sebenarnya sedang hamil melakukan aktivitas yang berisiko atau mengkonsumsi makanan yang dilarang saat hamil. Ibu yang tidak sadar jika hamil biasanya tidak mengontrol kondisi kesehatannya. Sebagai contoh, ibu yang sedang mengandung jika memiliki hormon tiroid yang tinggi dan tekanan darah yang tinggi akan membuat janin yang dikandungnya menjadi lemah dan kritis. Tetapi karena ibu tidak tahu jika dirinya hamil, sehingga ia tidak mengecek kondisi tubuhnya. 

5. Pil KB
Pil KB juga bisa menyebabkan keguguran pada kehamilan pertama, karena jika mengkonsumsi pil KB dalam jangka waktu lama akan mempengaruhi siklus hormonal alaminya dan mengakibatkan rahim tidak dapat menahan janin. Tetapi biasanya ini hanya terjadi pada kehamilan pertama, dan tidak terjadi pada kehamilan selanjutnya. 

Sebagai ibu hamil, anda harus mengetahui secara detil apa saja tanda dan penyebab keguguran, agar anda bisa menentukan tindakan yang benar agar terhindar dari keguguran. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik.

Para pembaca yang baik, jika anda menilai artikel ini baik dan bermanfaat silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.