Latest News

CARA MEMBELI RUMAH BEKAS YANG BENAR DAN AMAN

Constiti.Com - Cara Membeli Rumah Bekas Yang Benar Dan Aman - Apakah anda pasangan yang baru menikah dan sudah punya rumah? Rumah merupakan hal yang paling penting dalam membina sebuah keluarga kecil anda, karena dengan rumah anda bisa bercengkerama bersama keluarga (istri dan anak). Rumah ibarat simbol dari kokohnya sebuah pernikahan, sehingga tak lazim rasanya jika sudah menikah tetapi belum memiliki rumah sendiri. Jika anda bisa membeli rumah sendiri tanpa "bantuan" dari orang tua, tentu anda akan merasa bangga dan puas.

Tetapi masalahnya bukan hanya sesederhana itu, karena untuk membeli rumah apalagi di daerah yang ramai (perkotaan) pasti harganya selangit dan hampir tak masuk logika. Mengingat  harga tanah yang dari tahun ke tahun semakin mahal, pasti untuk membeli rumah harganya bisa dua kali lipat. Bagi anda yang ingin membeli tanah saja, maka agar pembelian anda lancar dan aman tanpa ada kasus sengketa, silakan baca di sini. Nah untuk mengatasi itu sebenarnya anda bisa mencari alternatif dalam membeli rumah, yaitu tidak membeli rumah baru melainkan membeli rumah bekas. Mungkin kedengarannya aneh, kalah gengsi, dan lain sebagainya. Tetapi dengan cara dan langkah yang tepat dalam membeli rumah bekas (second) pilihan anda tidak akan mengecewakan dan tentunya tetap memuaskan anda dan keluarga.

CARA MEMBELI RUMAH BEKAS YANG BENAR DAN AMAN

Berawal dari permasalahan mendasar tersebut, maka pada kesempatan ini kami akan berbagi tips mengenai cara membeli rumah bekas yang benar dan aman. Berikut ini beberapa tips/cara membeli rumah bekas yang benar dan aman :

1. Rencanakan budget
Hal pertama yang harus anda persiapkan adalah mempersiapkan budget anda untuk membeli rumah bekas. Budget di sini meliputi kondisi keuangan keluarga, kewajiban/kebutuhan keluarga sehari-hari, biaya transaksi, biaya renovasi, serta biaya pengurusan sertifikat. Jika anda berencana merenovasi rumah, usahakan anda menyisihkan 10% dari budget anda untuk biaya renovasi. 

2. Buat daftar keinginan di rumah anda
Sebelum anda memutuskan untuk membeli rumah/bertransaksi, ada baiknya anda membuat daftar keinginan di rumah anda. Daftar keinginan anda ini bukan berarti rumah mewah dan megah, tetapi lebih kepada apa yang sekiranya anda butuhkan saat memiliki rumah. Misalnya sebagai berikut ini :
Lokasi rumah, apakah ingin dekat dengan sekolah, masjid, tempat kerja, atau yang lain.
Bentuk dan desain rumah. Apakah ingin model minimalis atau model rumah yang megah. Dalam hal ini anda harus mempertimbangkan jumlah anggota keluarga anda, pertumbuhan keluarga, hobi anda dan keluarga, serta karakteristik anda. Bagi yang suka berkebun, berarti anda harus mempertimbangkan adanya taman/kebun kecil di depan atau di belakang rumah. Sebaiknya rundingkan bersama keluarga.
Kesampingkan harga rumah yang 10% di atas budget anda, karena itu berarti akan menyiksa anda sendiri.

3. Lakukan survey ke beberapa rumah 
Untuk menghindari penyesalan anda dalam membeli rumah, anda harus melakukan survey lokasi rumah yang akan anda beli. Buatlah daftar rumah yang masuk dalam daftar calon rumah anda. Tujuannya adalah meninjau lokasi, melihat kekurangan dan kelebihan rumah tersebut, serta mencermati sejauh mana perkiraan perkembangan rumah tersebut. Saat survey pastikan anda membawa daftar keinginan anda untuk kemudian anda menandainya. 

4. Cek harga
Semua pembelian berakhir pada negosiasi harga. jadi pastikan rumah yang akan anda beli mempunyai harga yang sesuai dengan budget anda. Tawar-menawar harga adalah hal biasa yang harus anda lakukan, setidaknya untuk menurunkan harga "deal" sebelum membelinya. Harga rumah bisa jadi murah apabila anda sudah benar-benar sreg/jatuh cinta dengan rumah tersebut, dan dilihat secara investasi cukup menguntungkan. Karena jika suatu saat anda menjual rumah tersebut harganya akan berkali lipat. Ini adalah kesempatan yang baik bagi anda jika menemukan rumah dengan lokasi yang strategis atau minimal akan semakin ramai dalam beberapa tahun ke depan. 

5. Cermati kelengkapan dokumen rumah
Setelah anda melakukan beberapa kali survey di beberapa rumah incaran anda, anda juga harus mengecek kelengkapan dokumen rumah tersebut. Ini sangat penting karena untuk menghindari sengketa rumah yang saat ini marak terjadi. Misalnya, jika anda membeli rumah KPR dari bank, maka harus anda sertfikat hak milik (SHM), IMB, serta mempunyai nilai jual yang bagus di pasaran. Bisa jadi ini adalah investasi yang menguntungkan bagi anda. 

6. Pemilihan agen dan notaris
Jika anda ingin membeli rumah dengan perantara agen properti, maka pastikan agen tersebut berbadan hukum dan terpercaya. Agen dapat membantu mempermudah proses transaksi dan dokumentasi. Sama halnya dengan notaris (PPAT), anda harus memastikan notaris yang mengurus rumah anda tersebut terpercaya baik dari segi hukum maupun tanggung jawab. Sebagai saran, pilihlah notaris yang sudah berpengalaman dan kira-kira berusia 40 tahunan. Biasanya notaris berusia 40 tahunan sudah berpengalaman, berhati-hati, dan cenderung mmiliki umur yang masih panjang (di luar takdir). 

Secara mendasar, poin-poin di atas dapat anda terapkan sebelum anda membeli rumah bekas. Pembelian rumah bekas yang cermat dan tepat akan menguntungkan anda secara ekonomis dan akan memuaskan anda dan keluarga. Ingat, jangan sekali-kali anda terburu-buru membeli rumah bekas dengan harga murah karena bisa jadi akan ada sengketa di hari kemudian. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang Cara Membeli Rumah Bekas Yang Benar Dan Aman. Semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik.

Para pembaca yang baik, jika anda menilai artikel ini baik dan bermanfaat silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.