Latest News

LANGKAH TEPAT MELAKUKAN PERAWATAN GIGI DAN MULUT

Constiti.Com - Langkah Tepat Melakukan Perawatan Gigi dan Mulut - Gigi merupakan salah satu asset tubuh yang sangat berharga. Gigi memiliki peranan untuk merobek dan mengunyah makanan, oleh karena itu gigi digolongkan menjadi salah satu asset berharga dalam tubuh kita.  Dalam peranannya untuk merobek dan mengunyah makanan, tentu saja diperlukan kondisi gigi yang sehat. Kondisi gigi yang tidak sehat akan menyebabkan ketidaknyamanan kita dalam mengkonsumsi makanan.

LANGKAH TEPAT MELAKUKAN PERAWATAN GIGI DAN MULUT
Perawatan Gigi Dan Mulut

Perawatan gigi dan mulut bukanlah hal yang sulit. Asalkan anda rajin menggosok gigi dan mengontrol gigi ke dokter gigi secara berkala. Selain gigi yang sehat, gigi yang putih juga menjadi dambaan bagi setiap orang. Gigi yang bersih dan putih dapat menambah kepercayaan diri bagi seseorang, terlebih bagi mereka dengan pekerjaan yang menuntut untuk banyak berbicara di depan umum.

Sudah tentu kita tidak mau merasakan sakit gigi bukan? untuk itu kita harus menerapkan gaya hidup sehat mulai sekarang. Gaya hidup sehat yang seperti apa? pastinya gaya hidup sehat yang berhubungan dengan permasalahan gigi dan mulut. Nah, berikut ini beberapa langkah tepat melakukan perawatan gigi dan mulut.

Langkah Tepat Melakukan Perawatan Gigi dan Mulut


1. Membersihkan sela gigi dengan benang
Sebelum menggosok gigi, sebaiknya kita membersihkan sela gigi dengan menggunakan benang gigi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bulu sikat gigi yang tidak dapat maksimal membersihkan sisa makanan pada sela gigi. Dengan cara ini maka semaksimal mungkin sisa-sisa makanan akan terangkat sehingga dapat mengurangi jumlah bakteri penyebab bau mulut dan bakteri penyebab terbentuknya plak pada gigi.

2. Menggosok gigi secara teratur
Dalam hal ini kita disarankan untuk menggosok gigi minimal 2 kali sehari, yaitu ketika bangun tidur dan hendak tidur. Adanya sisa makanan yang dibiarkan lama tertinggal di sela-sela gigi, akan mengaktifkan kerja bakteri untuk menguraikan sisa makanan yang kemudian akan bercampur dengan air liur sehingga menimbulkan bau mulut yang tidak enak. Selain itu, sisa makanan dalam mulut dapat menyebabkan terbentuknya plak oleh bakteri Streptococcus mutans. Apabila telah diserang oleh bakteri Streptococcus mutans ini, maka plak akan sangat sulit untuk dihilangkan atau bahkan tidak dapat dihilangkan sama sekali. Plak di gigi inilah yang akan menyebabkan permukaan gigi menjadi tidak putih lagi atau akan berwarna kekuningan. Plak di gigi lama-kelamaan dapat membentuk karang gigi jika berikatan dengan kalsium. Karang gigi sangat sulit dihilangkan hanya dengan cara menggosok gigi. Karang gigi ini dapat dihilangkan dengan bantuan dokter ahli atau dokter gigi.

3. Membersihkan lidah
Papila atau tonjolan-tonjolan kecil di dalam lidah merupakan tempat yang disenangi untuk pertumbuhan bakteri. Di papila lidah ini, juga banyak berkumpul sisa-sisa makanan yang akan menyebabkan bau tidak sedap pada mulut. Oleh karena itu lidah harus sering dibersihkan setelah kita menggosok gigi. Melakukan pembersihan lidah ini harus dengan cara yang lembut, agar tidak menyebabkan luka pada papila-papila yang berada di permukaan lidah.

4. Banyak mengkonsumsi air putih
Air putih dapat membantu menyegarkan area mulut kita. Kurangnya konsumsi air putih dapat menyebabkan berkurangnya produksi saliva atau air liur sehingga membuat nafas kita terasa bau.

5. Mengurangi konsumsi kopi dan teh
Kopi dan teh mengandung zat tanin yang dapat merusak warna susunan enamel gigi sehingga akan membentuk plak atau warna kekuningan pada gigi. Selain itu terbentuknya plak di gigi juga disebabkan karena efek rasa asam yang terkandung dalam kopi dan teh. 

6. Berhenti Merokok
Merokok memang memiliki segudang efek negatif bagi seseorang. Tidak hanya bagi sang perokok aktifnya, namun orang-orang disekitar atau yang sering disebut dengan perokok pasif juga mendapatkan dampak buruknya. Tidak ada satu efek positifpun yang dapat ditimbulkan dari merokok. Dalam hubungannya dengan kesehatan gigi dan mulut, rokok mengandung zat ter yang dihasilkan dari pembakaran tembakau. Zat ter ini akan membuat gigi menjadi berwarna kuning. Bagi orang yang sering merokok, noda yang di hasilkan dari zat ter ini lama kelamaan akan masuk kedalam lapisan email gigi yang dekat dengan permukaan dan sangat susah untuk dihilangkan. Selain itu, seseorang yang merokok akan memiliki bau mulut dan nafas yang tidak enak. Sebagai tambahan, merokok juga dapat merusak lapisan mukosa pada mulut. Rusaknya mukosa pada mulut inilah yang menjadi salah satu penyebab utama dari kanker mulut.

Itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merawat kesehatan gigi dan mulut kita.  Untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal sebaiknya kita melakukan check up atau memeriksakannya ke dokter gigi maksimal 6 bulan sekali. Semoga bermanfaat.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang langkah tepat melakukan perawatan gigi dan mulut. Semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik.

Para pembaca yang baik, jika anda menilai artikel ini baik dan bermanfaat silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter, dan Google +. Terima kasih.
Jangan lupa membaca artikel ini : Cara menyembuhkan luka memar