Latest News

CARA MENYIMPAN ASI YANG BENAR

Constiti.Com - Cara Menyimpan ASI Yang Benar. ASI atau air susu ibu adalah makanan pokok bagi semua balita yang baru lahir di dunia. ASI adalah makanan pokok yang tidak boleh tidak anda berikan kepada bayi anda. Dalam ASI mengandung nutrisi yang lengkap dan komplit untuk pertumbuhan bayi anda. Namun saat ini semakin banyak wanita karir yang harus bekerja meskipun baru beberapa bulan melahirkan. Inilah yang menjadi masalah karena tidak mungkin membawa bayinya ke tempat kerja. Untuk itu memompa ASI lalu disimpan untuk diberikan di siang hari atau saat bayi merasa haus adalah solusinya. Tetapi bagaimana cara menyimpan ASI yang benar? Kami akan berbagi tips menyimpan ASI yang benar kepada anda agar kandungan nutrisi dalam ASI tidak berkurang atau hilang.

CARA MENYIMPAN ASI YANG BENAR

Cara menyimpan ASI yang benar bisa anda lakukan dengan cara yang mudah. Dengan teknik penyimpanan ASI yang benar maka kandungan nutrisi dalam ASI tidak berkurang apalagi hilang. Bayi anda akan tetap tercukupi kebutuhan gizinya meskipun anda bekerja dan tidak ada di samping bayi anda. Cara yang umum dipilih oleh ibu-ibu yang meninggalkan bayinya untuk bekerja adalah menyimpan ASI di dalam kulkas. Nah agar ASI tetap bagus dan tidak berkurang gizinya, kami akan berbagi cara menyimpan ASI yang benar kepada anda semua. Berikut ini selengkapnya.

Cara Menyimpan ASI Yang Benar



  • Jika ASI disimpan di dalam kulkas, maka harus segera diberikan dalam 30 menit setelah berada di suhu ruangan.
  • Jika ASI disimpan di dalam suhu ruangan, maka ASI yang anda peras bisa bertahan selama 10 jam.
  • Jika anda menyimpan ASI di dalam kulkas, ASI bisa bertahan sampai 5-7 hari ke depan.
  • ASI bisa bertahan selama 6 bulan jika anda menyimpannya di dalam freezer (suhu paling dingin).
  • Jika ASI sudah anda simpan di kulkas (bukan di freezer), maka jangan dipindahkan ke dalam freezer jika sudah 2 hari (48 jam).
  • ASI bisa disimpan di dalam kotak pendingin (bukan freezer) dan hanya bisa bertahan beberapa jam saja.
  • Jika anda menyimpan ASI dalam botol, jangan diisi penuh. Namun disisakan 4 cm dari ukuran botol. Hal ini disebabkan karena ASI akan mengembang. Gunakan tutup dari plastik dan karet agar tertutup rapat.
  • Anda bisa menggunakan ASI dalam kulkas atau Freezer setelah menghangatkan ASI yang telah disimpan. 
  • Berikan tanggal pada setiap ASI yang anda simpan. Gunakan dulu ASI yang sudah lama.

Cara Menghangatkan ASI dan Mencairkan ASI

  1. Ambil botol ASI, lalu taruh di dalam suhu ruangan.
  2. Bisa juga dengan menaruh botol ASI di atas mangkok yang diisi air panas.
  3. Hindari mencarairkan ASI dengan microwave, karena dapat menghilangkan dan merusak kandungan nutrisi ASI.
  4. Aduk-aduk sampau rata untuk memisahkan krim dalam ASI.
  5. Jangan memberikan ASI sebelum benar-benar telah mencari dan menjadi susu.
  6. Jangan berikan ASI pada bayi anda jika sudah berbau asam.
  7. Setelah dicairkan, ASI hanya bisa bertahan 24 jam.

Teknik penyimpanan ASI yang benar akan sangat bermanfaat bagi bayi anda. Pada intinya, ASI harus selalu terjaga kualitasnya sehingga sesuai dengan kebutuhan bayi anda. Pada kesempatan sebelumnya kami juga berbagi tips dan informasi tentang :


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang cara menyimpan ASI yang benar. Semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih telah membaca artikel ini. Simak terus Constiti untuk mendapatkan berbagai informasi penting dan menarik.

Baca juga yang ini : Cara Menghilangkan Jerawat Punggung

Para pembaca yang baik, jika anda menilai artikel ini baik dan bermanfaat silakan Like di Facebook atau tweet di Twitter, dan Google +. Terima kasih.

Cara Menyimpan ASI